Archive for May, 2007

CINTA ITU…..

Tuesday, May 22nd, 2007

percaya gak….?????

cinta itu sebenernya gak ada… *hallahh*

*hehehehhe…ngelantur dikit…

*lanjut….*

cinta itu hanyalah iklan dalam sebuah kehidupan…
keberadaannya hanyalah sementara saja…

datang dan berlalu gitu aja…

menunjukkan segala kelebihannya…..

menutupi segala kekurangan…

*gtu sech kira kira*

percaya gak…???


*percaya ato gak itu terserah lo dech*

NYANYIAN TANGIS

Tuesday, May 1st, 2007

Images_2 tiada yang terpesona melihat dirinya. tiada yang terpana menatap dirinya.yang ada hanyalah tatapan ketidak pedulian. perjuangannya untuk hiduptak pernah bisa dihargai, tapi bagi mereka itu sangat berarti. takdir yang mereka dapt darin-NYA harus mereka terima dengan lapang dada, walaupun terasa berat baginya..

hamparan trotoar jalanan panjang menjadi tempat mereka mendapatkan mimpi-mimpi mereka dalam tidur. mereka mendapat keceriaan dan hidup yang seperti mereka inginkan dan mereka harapkan hanyalah di alam mimpi saja..

ditemani tatapan sang surya yang bersinar, mereka berjuang untuk hidup..
hingga suatu saat kupandang dan kutatap seorang ibu yang merupakan salah satu bagian dari golongan mereka. bersama seorang anak dipelukannya ia berjuang ditemani sengatan matahari siang. kebanggaan dirinya sebagai ibu kepada anaknya menjadi motivasi baginya..

melangkah kesana kemari diiringai nyanyian tangis anaknya ia terus berharap. tangan tengadah nan kosong mereka sugukan kepada orang-orang, dan berharap kepada kaum yang lebih memiliki. namun yang selalu ia dapatkan hanyalah kekosongan. tangannya ia tarik dengan letih dan kakinya pun mulai melangkah kembali..

hingga sesaat kulihat setelah berjalan dan menadahkan tangannya kembali, ia mulai mendapatkan sebutir keceriaan. beberapa koin jatuh ketangannya.. dengan ikhlas, balasan ucapan terima kasih pun ia lontarkan dan tatapan kembali ia arahkan kepada anaknya yang lelap tertidur setelah lelah nyanyikan nyanyian tangis yang duka kan hati seorang ibu..

dititipkannya koin-koin dari genggamannya itu kedalam sebuah kantong baju usang yang selalu ia pakai tanpa sebuah pengganti. ia berharap koin-koin itu nanti akan menjadi sajian penghilang rasa lapaar untuk anaknya walaupun hanya separuh genggaman tangannya, dan berharap pula takkan ada nyanyin-nyanyian tangis dari anaknya lagi..

perjuangannya terhenti ketika mentari terbenam tinggalkan mereka. langkah pun mereka lanjutkan ke tempat tidur keras sepanjang tepian jalanan untuk mendapatkan mimpi-mimpi malam mereka..
dalam hatinya berkata " esok kita masih harus berjuang " kepada anaknya yang telah lelap tertidur…

"SEMUA TAKDIR SUDAH TERTULIS DI TANGAN-NYA"

by: GALEN